PROGRAM IMMERSION 2015 KELAS UNGGULAN DI WADI SOFIA INTERNATIONAL SCHOOL (WSIS) KELANTAN, MALAYSIA

PROGRAM IMMERSION 2015 KELAS UNGGULAN DI WADI SOFIA INTERNATIONAL SCHOOL (WSIS) KELANTAN, MALAYSIA

Tiga mahasiswa kelas unggulan 2012 melaksanakan praktik mengajar di secondary school wadi sofia, Kelantan Malaysia sejak 22 Agustus 2015 dan berakhir pada 4 September 2015. Praktik mengajar ini merupakan salah satu program yang ditawarkan oleh kelas unggulan FMIPA Unesa yang disebut dengan immersion program.

Selama dua minggu di Kelantan, mahasiswa program immersion berkesempatan untuk melakukan prkatik mengajar di kelas multinasional dengan didampingi guru pamong (partner teacher). Guru pamong selain memfasilitasi mahasiswa dalam merencanakan pembelajaran, guru juga mengobservasi dan menilai kemampuan mahasiswa dalam mengajar dan mengelola kelas. Praktik mengajar tidak hanya dilakukan di kelas tetapi juga di laboratorium. Mahasiswa immersion 2015 juga membantu siswa belajar pada kegiatan belajar bersama (prep) pada malam hari dari pukul 21.00 sampai 22.00 waktu setempat.

cantik1

Pembelajaran biologi mengenai jantung dan bagiannya

 “Mahasiswa unesa yang ppl di wadi sofia mempunyai pengetahuan yang mumpuni tentang materi yang diajarkan, mereka juga antusias dalam mengajar dan melakukan yang terbaik yang dapat mereka lakukan. Bukan awal yang buruk untuk seseorang yang baru belajar mengajar dan saya yakin mereka masih dapat berkembang menjadi lebih baik.” Pernyataan guru pamong tersebut manandakan bahwa mahasiswa immersion FMIPA Unesa mempunyai kualitas yang cukup untuk mengajar di kelas internasional.

Sedangkan menurut siswa, mahasiswa immersion 2015 dinilai mempunyai passion dalam mengajar, “Teacher mengajar kami dengan menyenangkan dan mereka sangat berdedikasi untuk membuat kami paham”.

Selain melaksanakan praktik mengajar di kelas, Tita, Yuliana, dan Anisa (mahasiswa immersion 2015) juga berpartisipasi aktif dalam perayaan Hari Antarabangsa atau International Day di Wadi Sofia. Pada kesempatan tersebut, mereka menyayikan lagu-lagu daerah di Indonesia seperti lagu “Yamko Rambe Yamko” dari papua dan membacakan sajak atau puisi hasil karya mereka sendiri yang mendapatkan apresiasi dan pujian dari guru Wadi Sofia dan audien.

Mahasiswa program immersion 2015 mendapat kesempatan untuk berkunjung dan melihat Universiti Kelantan Malaysia di Kota Bharu. Universiti Kelantan Malaysia Kota Bharu merupakan salah satu universitas di Malaysia yang fokus dalam mencetak calon entrepreneur. Mereka diajak berkeliling melihat ruang dan sumber belajar yang dimiliki oleh UKM.

Pada hari libur; Sabtu dan Minggu, mahasiswa program immersion berkesempatan untuk jalan-jalan ke pantai cahaya bulan dan pasar Che Yeh. Mereka membeli oleh-oleh untuk keluarga maupun sahabat serta menikmati kuliner Malaysia seperti roti tempayan dan the tarik.

Peserta Immersion Program bisa dibilang sangat beruntung. Tidak hanya pemantapan pengalaman mengajar dan jalan-jalan di Kota Bharu, mereka juga bisa menikmati kunjungan wisata ke tempat-tempat menarik di Kuala Lumpur dan Singapura. Mereka mengunjungi menara petronas, pasar seni, Esplanade Theater, Merlion Park, Plaza Singapura dan China Town. Mereka juga berkesmpatan untuk menikmati pertunjukan Wings of The Time di Pulau Sentosa, Singapura. Kegiatan immersion berkahir pada 5 september 2015 dan telah tiba dengan selamat di Indonesia.

 

 

 

Related posts



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *