UNESA-Wadi Sofia International School Internship Program

UNESA-Wadi Sofia International School Internship Program

Foto bersama mahasiswa Internship dengan Bapak Rusly Hidayah selaku DPL

Sebanyak tiga mahasiswi FMIPA-UNESA mengikuti Internship Program di Wadi Sofia International School yang terletak di Kota Bharu, Kelantan-Malaysia. Dua dari tiga mahasiswi tersebut berasal dari jurusan Biologi, yaitu Sriwahyuni Viyosari dan Suci Septiana. Sedangkan satu mahasiswa lainnya berasal dari Jurusan IPA, yaitu Desy Suryani. Kedatangan 3 mahasiswa tersebut disambut baik oleh pihak Wadi Sofia International School, baik oleh kepala sekolah, guru dan semua staf. Pada program ini mahasiswa FMIPA memperoleh kesempatan mengajar pada jenjang Low Secondary atau setara dengan tingkat SMP yang dibantu oleh guru pamong sesuai dengan bidang mata pelajaran yang diampu.

   Proses kegiatan pembelajaran di laboratorium

Internship Program ini dilaksanakan selama 2 minggu, mulai tanggal 5 Agustus sampai dengan 19 Agustus 2018. Internship Program ini merupakan program praktik mengajar yang dilaksanakan oleh mahasiswa kelas unggulan FMIPA untuk mempersiapkan mahasiswa untuk dapat mengajar di sekolah Internasional.

Sekolah Wadi Sofia terbagi menjadi 2, yaitu sekolah nasional dan sekolah internasional. Untuk sekolah internasional atau Wadi Sofia International School, menggunakan kurikulum utama yaitu kurikulum Cambridge atau British National Curriculum dan menggunakan penilaian International General Certificate of Secondary Level (IGCSE) O-Level dan A-Level. Bahasa yang digunakan dalam proses belajar mengajar adalah bahasa Inggris. Wadi Sofia International School mempunyai beberapa jenjang pendidikan, mulai dari Primary, Lower Secondary, Upper Secondaryy dan Pre University. Sedangkan pada sekolah nasional menggunakan Kurikulum Bersepadu Sekolah Menengah (KBSM) dan mempunyai beberapa jenjang pendidikan mulai dari Kindergarten (TK), Primary Level (Sekolah Dasar), Lower Secondary Level (Setingkat SMP), Upper Secondary Level (Setingkat SMA) serta bahasa yang digunakan dalam proses belajar mengajar adalah bahasa campuran yaitu bahasa Inggris dan bahasa Malaysia.

 

Kegiatan aktif pembelajaran di Sekolah Wadi Sofia berlangsung selama 5 hari, yakni hari minggu-kamis yang dimulai pukul 8.00-16.30 waktu Malaysia. Selain kegiatan akademik, Wadi Sofia International School juga mempunyai banyak kegiatan ekstrakulikuler seperti basket, sepak bola, tenis meja, badminton, tae kwan do, dan lainnya untuk meningkatkan minat dan bakat siswa.

Setiap dilaksanakannya Intership Program di Sekolah Wadi Sofia, mahasiswa diperbolehkan untuk mengunjungi  Gallery, Archive, and Library (GAL) milik Datuk Hassan Harun selaku kepala sekolah dan pemilik Sekolah Wadi Sofia. Beliau selalu menyambut dengan ramah kedatangan mahasiswa. Gallery, Archive, and Library (GAL) merupakan sebuah tempat berupa rumah yang didalamnya terdapat catatan-catatan, buku-buku, karya-karya ilmiah hingga tugas akhir beliau waktu di bangku sekolah, foto-foto penting, koleksi surat kabar serta pencapaian-pencapaian beliau yang disimpan rapi oleh Datuk Hassan Harun. Selain itu, Datuk Hassan Harun juga menyampaikan pengalaman, harapan dengan dibangunnya Sekolah Wadi Sofia dan pandangan hidup beliau. Dari penyampaian Datuk tersebut dapat menambah motivasi kepada mahasiswa untuk terus berusaha dan tidak mudah menyerah.

Melalui program PPP Internasional diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa FMIPA, khususnya kelas unggulan untuk melatih ketrampilan mengajar sehingga dapat menjadi calon pendidik yang berkualitas, mandiri, disiplin dan berpengalaman, sehingga dapat bersaing di dunia kerja yang akan datang.

Related posts



Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »