UNESA – Singapore School Kelapa Gading Internship Program 2018

UNESA – Singapore School Kelapa Gading Internship Program 2018

Ada lima mahasiswa Unesa yang terpilih untuk bergabung dengan program magang di Singapura Sekolah Kelapa Gading (SIS KG), Jakarta. Mereka adalah Hanifah Kirania Ulfah (S1 Pendidikan Matematika), Alfi Nur Hidayanti (S1 Pendidikan Matematika), Anindita Rahadinar Kinanti (S1 Pendidikan Biologi), Utari Ika Cahyani (S1 Pendidikan Kimia), dan Dilla Ayu Septiana (S1 Pendidikan Fisika). Program ini berlangsung selama 8 minggu dari 23 Juli 2018 sampai 15 September 2018.

Program magang dirancang untuk membantu para mahasiswa dalam mempraktekkan keterampilan mengajar mereka khususnya di Sekolah Internasional. Program ini sejalan dengan program FMIPA yang memfasilitasi mahasiswa dari Program Kelas (Kelas Unggulan) untuk mempraktekkan keterampilan mengajar dan kemampuan bahasa Inggris. Karena SIS KG menggunakan kurikulum Cambridge dan IB, baik keterampilan mengajar dan kecakapan bahasa Inggris diperlukan untuk dapat melaksanakan program magang ini dengan sukses.

SIS Kelapa Gading, dipimpin oleh Bapak Andrew Paterson, dan SIS ini memiliki beberapa tingkat pendidikan termasuk Nursery, Pre School, Primary, Seconday, dan Junior College. Para guru berasal dari beberapa negara seperti Indonesia, Filipina, India, Cina, Kanada, Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan Inggris. Selain menggunakan Kurikulum Cambridge dan IB untuk melakukan sekolah, SIS Kelapa Gading juga memiliki Program CCA (Co-Curricular Activity) yang dapat membantu siswa untuk mengembangkan bakat dan minat mereka. CCA yang mereka miliki termasuk bola basket, sepak bola, bola voli, catur, Ted-Ed Club, dan lain-lain.

Pada kesempatan ini, Mahasiswa Matematika juga diberikan kesempatan untuk mengajar Secondary 1, Mahasiswa Fisika mengajar di Secondary 3, sedangkan Mahasiswa Biologi dan Kimia mengajar di Secondary 3 dan 4. Setiap mahasiswa dibantu oleh seorang guru pamong. Para guru pamong membantu mahasiswa untuk belajar kurikulum dan menguasai keterampilan mengajar.

Pada minggu pertama, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengamati kegiatan kelas dan juga mempelajari Cambridge / IGCSE dan IB Kurikulum yang digunakan di kelas. Kegiatan observasi juga dapat membantu mahasiswa untuk memahami karakteristik siswa, membantu para mahasiswa untuk memutuskan metodologi pengajaran mana yang akan digunakan nantinya.

Pada minggu kedua dan ketiga, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengambil bagian dalam mengajar walaupun dalam porsi kecil, seperti memberikan lembar kerja siswa, memberikan kuis, menjelaskan sebuah topik, mengklarifikasi sesuatu, dan bahkan mengajukan pertanyaan.

Pada minggu berikutnya, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengajar di kelas. Rencana pelaksanaan pembelajaran dan strategi pengajaran harus dikonsultasikan terlebih dahulu untuk memastikan semuanya benar. Pengajaran untuk seluruh periode mungkin akan menjadi yang pertama kali terjadi, tetapi para guru mitra bersedia membantu. Para mahasiswa diharapkan memiliki peningkatan yang terlihat pada keterampilan mengajar mereka. Oleh karena itu, para guru mitra bersedia memberikan konsultasi tepat setelah setiap periode pengajaran. Sejak minggu kedua, Bapak Andrew Peterson sebagai Kepala SIS Kelapa Gading dan guru mitra melakukan observasi terhadap kinerja mahasiswa.

Aktivitas menarik bisa digunakan untuk meningkatkan keterampilan mengajar dan memotivasi siswa. Kegiatan yang menarik termasuk diskusi kelompok, review pertandingan, dan lain-lain. Pada setiap akhir bab, siswa diberikan tes untuk mengukur pemahaman mereka.

Dengan program magang ini, para mahasiswa diharapkan untuk dapat menerapkan dan meningkatkan, baik keterampilan mengajar dan kemahiran bahasa Inggris. Oleh karena itu, para mahasiswa dapat lebih siap untuk mengajar di sekolah internasional.

 

Related posts



Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »