STUDI BANDING PENGELOLA BIDANG KEMAHASISWAAN FMIPA UNESA DI FMIPA UB DAN UM

Peranan pengembangan mahasiswa dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu serta kemampuan IPTEK dan inovasi yang dapat mendukung daya saing bangsa sangatlah penting. Mahasiswa tidak hanya dibekali dengan akademik semata, namun juga dibekali dengan berbagai kegiatan kemahasiswaan yang dapat meningkatkan soft skills mahasiswa. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, pada 19 September 2019 pengelola Bidang Kemahasiswaan FMIPA Unesa melaksanakan studi banding dengan pengelola Bidang Kemahasiswaan FMIPA Universitas Negeri Malang dan FMIPA Universitas Brawijaya. Dalam studi banding ini, pengelola bidang kemahasiswaan melakukan tukar pendapat dalam pengelolaan kegiatan kemahasiswaan untuk meningkatkan soft skills mahasiswa melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan, terutama kompetisi nasional dan internasional.

Gambar 1. Kunjungan Pengelola Bidang Kemahasiswaan FMIPA Universitas Negeri Surabaya dengan Universitas Negeri Malang


Menurut Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA Universitas Negeri Malang, Dr. Sentot Kuasiri, M.Si., pembinaan adalah faktor utama dari keberhasilan mahasiswa dalam meraih prestasi. Misalnya dalam kegiatan ONMIPA, seleksi peserta dimulai dengan membentuk tim soal mahasiswa. Selanjutnya, seleksi lebih ketat dilakukan untuk memilih mahasiswa yang paling berkompeten untuk persiapan lebih lanjut. Selain itu, dukungan dari pimpinan juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan kegiatan ini. Misalnya saja dengan melibatkan ketua jurusan untuk mengoordinasi dosen-dosen dan mahasiswa S2 dengan bidang keilmuan yang sesuai untuk membimbing mahasiswa secara intensif.
Demikian halnya dengan persiapan lomba MTQ. Bidang kemahasiswaan UM melakukan seleksi dengan memilih mahasiswa yang memiliki potensi sejak jenjang Sekolah Menengah. Lagi-lagi, pembimbingan yang intensif dan Pembina yang memiliki keahlian di bidang tersebut menentukan kesiapan mahasiswa dalam sebuah kompetisi.


Disampaikan juga saat diskusi bahwa hambatan dan kesulitan yang dihadapi terkait penumbuhan minat dan motivasi mahasiswa untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan pasti selalu muncul silih berganti. Satu hal yang perlu diingat adalah ‘berfokuslah pada manfaat’. Dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut, pengelola bidang kemahasiswaan telah memberikan manfaat positif bagi mahasiswa.

Sementara di FMIPA Universitas Brawijaya, persiapan serupa juga dilakukan. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA Universitas Brawijaya, Bapak Darjito, S.Si., M.Si., menyatakan bahwa organisasi-organisasi dan pusat-pusat kemahasiswaan memiliki peran penting dalam menunjang prestasi mahasiswa. Setiap kegiatan ormawa dan pusat-pusat kemahasiswaan diarahkan pada pencapaian prestasi mahasiswa yang berpedoman pada Pedoman SIMKATMAWA.

Gambar 2. Kunjungan Pengelola Bidang Kemahasiswaan FMIPA Universitas Negeri Surabaya ke FMIPA Universitas Brawijaya


Kegiatan kemahasiswaan di bidang kompetisi nasional dan internasional diawali dengan dengan analisis situasi dari iklim kegiatan akademik dan non akademik mahasiswa baik dalam taraf nasional maupun internasional. Kegiatan awal ini sangatlah penting untuk memetakan potensi-potensi utama yang dimiliki mahasiswa FMIPA UB. Selanjutnya, bidang kemahasiswaan akan merumuskan strategi-strategi untuk dapat memenangkan berbagai kompetisi dengan mengoptimalkan potensi-potensi tersebut. Salah satu cara yang ditempuh adalah pengarahan beberapa mata kuliah untuk proposal Program Kreativitas Mahasiswa, misalnya Mata Kuliah Metodologi Pendidikan. Tentu saja dukungan dari lembaga, seperti dukungan moril dan materiil, perlu dipertimbangkan agar program pengembangan soft skills mahasiswa ini mencapai target yang ditetapkan.
Dari hal tersebut, pengelola Bidang Kemahasiswaan FMIPA Unesa akan melaksanakan tindak lanjut berupa: (1) perancangan kegiatan kemahasiswaan yang mendukung peningkatan soft skills mahasiswa untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional dengan berpedoman pada SIMKATMAWA, (2) pembentukan pusat-pusat kemahasiswaan baik di bidang akademik dan non akademik sesuai dengan minat dan bakat mahasiswa, dan (3) pelaksanaan pendekatan dan pembimbingan mahasiswa dengan lebih intensif dengan menghadirkan pembina-pembina yang ahli di bidangnya. Wujud dari rencana tindak lanjut tersebut, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA Unesa, Dr. Sifak Indana, M.Pd., akan berkoordinasi dengan pengurus BEMF dan HMJ FMIPA untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang menjembatani menuju tingkat nasional maupun internasional sebagai ajang latihan. Kegiatan tersebut misalnya kompetisi MTQ khusus FMIPA di tingkat regional, Program Kreativitas antar Jurusan dalam Piala Dekan, dan kegiatan lainnya.

Related posts



Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »