Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E dalam Lesson Study Mata Kuliah Fisiologi Tumbuhan

Salah satu usaha meningkatkan kualitas pembelajaran di Jurusan Biologi Unesa adalah melakukan kegiatan lesson study yang dilakukan oleh para dosen pengampu mata kuliah dan dilakukan secara bergiliran tiap semesternya. Untuk kesempatan kali ini Dr. Yuliani, M.Si. yang merupakan salah satu dosen mata kuliah Fisiologi Tumbuhan berkesempatan melakukan lesson study pada materi fotosintesis dengan menerapkan model pembelajaran learning cycle 7E.

Model learning cycle (7E) adalah pembelajaran siklus yang merupakan salah satu model pembelajaran dengan pendekatan konstruktivis. Tahapan model Learning Cycle 7E adalah sebagai berikut :

  1. Elicit (mendatangkan pengetahuan awal mahasiswa), yaitu fase untuk mengetahui sampai dimana pengetahuan siswa terhadap pelajaran yang akan dipelajari dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang merangsang pengetahuan awal siswa agar timbul respon dari pemikiran mahasiswa serta menimbulkan kepenasaran tentang jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan oleh dosen. Fase ini dimulai dengan pertanyaan mendasar yang berhubungan dengan pelajaran yang akan dipelajari dengan mengambil contoh mudah yang diketahui mahasiswa seperti kejadian sehari-hari secara umum memang terjadi.
  2. Engage (mempertunangkan), yaitu fase dimana mahasiswa dan dosen akan saling memberikan informasi dan pengalaman tentang pertanyaan-pertanyaan awal tadi, memberikan mahasiswa tentang ide dan rencana pembelajaran sekaligus memotivasi mahasiswa agar lebih berminat untuk mempelajari konsep dan memperhatikan dosen dalam mengajar. Fase ini dapat dilakukan dengan demonstrasi, diskusi, membaca, atau aktivitas lain yang digunakan untuk membuka pengetahuan mahasiswa dan mengembangkan rasa keingintahuan mahasiswa.
  3. Explore (menyelidiki), yaitu fase yang membawa mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan dengan pengalaman langsung yang berhubungan dengan konsep yang akan dipelajari. Siswa dapat mengobservasi, bertanya, dan menyelidiki konsep dari bahan-bahan pembelajaran yang telah disediakan sebelumnya.
  4. Explain (menjelaskan), yaitu fase yang didalamnya berisi ajakan terhadap mahasiswa untuk menjelaskan konsep-konsep dan definisi-definisi awal yang mereka dapatkan ketika fase eksplorasi. Kemudian dari definisi dan konsep yang telah ada didiskusikan sehingga pada akhirnya menuju konsep dan definisi yang lebih formal.
  5. Elaborate (menerapkan), yaitu fase yang bertujuan untuk membawa mahasiswa menerapkan simbol-simbol, definisi-definisi, konsep-konsep, dan keterampilan-keterampilan pada permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan contoh dari pelajaran yang dipelajari.
  6. Evaluate (menilai), yaitu fase evaluasi dari hasil pembelajaran yang telah dilakukan. Pada fase ini dapat digunakan berbagai strategi penilaian formal dan informal. Dosen diharapkan secara terus menerus dapat mengobservasi dan memperhatikan mahasiswa terhadap kemampuan dan keterampilan untuk menilai tingkat pengetahuan dan kemampuannya, kemudian melihat perubahan pemikiran mahasiswa terhadap pemikiran awalnya.
  7. Extend (memperluas), yaitu fase yang bertujuan untuk berfikir, mencari, menemukan dan menjelaskan contoh penerapan konsep yang telah dipelajari bahkan kegiatan ini dapat merangsang mahasiswa untuk mencari hubungan konsep yang mereka pelajari dengan konsep lain yang sudah atau belum mereka pelajari.

Kegiatan lesson study dilaksanakan dengan mengadakan kegiatan plan-do-see yang diikuti oleh guru model dan rekan-rekan dosen lainnya.

Kegiatan plan

plan b yuli

Kegiatan do

do b yuli

Kegiatan see

see b yuli

 

 

 

Leave a Comment