DIKLAT PEMBELAJARAN 2017

Halo semuanya,

HMJ Kimia Unesa kembali hadir dengan berita terbaru mengenai kegiatan Diklat Pembelajaran 2017. Sebelumnya HMJ Kimia Unesa mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah menyukseskan acara ini, terutama para peserta yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 10 September 2017 dengan tema “Mengembangkan Inovasi Guru dengan Menerapkan Pembelajaran Berbasis Literasi Sains Menuju Generasi Emas 2045” ini berjalan lancar dan juga mendapat sambutan yang luar biasa dari para guru maupun para mahasiswa Unesa yang menjadi peserta dalam acara ini. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya jumlah peserta yang mengikuti acara ini. Kegiatan  yang juga diisi dengan pelatihan ini mempunyai tujuan untuk memperkaya keterampilan para guru dan calon guru dalam proses pembelajaran. Selain itu, peserta yang terdiri dari guru dan mahasiswa diharapkan dapat berinovasi dalam pembelajaran sehingga mutu pendidikan di Indonesia bisa meningkat.

Untuk mencapai tujuan tersebut HMJ Kimia Unesa mengundang Prof. Dr. Endang Susantini, M.Pd sebagai pembicara dalam acara ini beliau merupakan seorang guru besar dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya. Kehadiran beliau juga didampingi 2 reviewer yang juga merupakan dosen kimia dari Fakultas MIPA yaitu Dr. Utiya Azizah, M.Pd dan Mitarlis S.Pd, M.Si. Selain ahli dalam bidang MIPA, beliau beliau ini merupakan orang-orang yang peduli terhadap pendidikan di Indonesia, terutama pendidikan dalam bidang IPA. Karena pada dasarnya IPA sendiri membutuhkan penerapan pembelajaran berbasis literasi seperti yang ada pada tema kegiatan ini.

Dari kiri ke kanan : Ibu Mitarlis, Ibu Utiya, Ibu Endang Susantini

Sebagai bentuk pelatihan, acara ini dibagi ke dalam beberapa sesi. Sesi pertama diisi oleh Prof. Dr. Endang Susantini, M.Pd dengan pemberian materi dan pengetahuan mengenai penerapan literasi sains dan tujuannya dalam pembelajaran di sekolah. Sesi ini kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, dimana peserta diberi waktu untuk memberikan pertanyaan dan bisa berdiskusi secara terbuka dengan pembicara. Dalam sesi ini terlihat bagaimana antusias para peserta tertarik dan ingin bertanya mengenai topik seputar literasi dan penerapannya dalam pembelajaran. Namun, pertanyaan pada sesi ini dibatasi karena keterbatasan waktu yang tersedia.

Kemudian, dilanjutkan dengan Coffee Break agar para peserta tidak merasa bosan dan jenuh mengikuti acara selanjutnya. Acara selanjutnya diisi dengan pelatihan penulisan proposal yang dipandu oleh ibu Mitarlis dan ibu Utiya. Proposal-proposal ini merupakan rancangan pembelajaran berbasis literasi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran guru di kelasnya. Kelayakan proposal inipun akan dinilai langsung oleh kedua reviewer berdasarkan standar penilaian yang telah dibuat. Sebagai bentuk penghargaan, proposal terbaik akan dimuat dalam JCER (Journal of Chemistry Education Research) dan Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains (JPPMS).

suasana penulisan proposal

Sekian tentang Diklat Pembelajaran 2017, nantikan Diklat Pembelajaran 2018 dengan tema yang lebih baik untuk meningkatkan mutu pendidikan. See you next year….

Pemberian cindera mata kepada  pemateri dan reviewer sebagai bentuk ucapan terima kasih dari panitia.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *