Kunjungan ke SMA Negeri 4 Surabaya

Pada hari Senin tanggal 13 November 2017, kelas Pendidikan Kimia Q melakukan kunjungan ke SMA Negeri 4 Surabaya. Pagi hari jam menunjukkan pukul 07.00, 25 mahasiswa kelas Pendidikan Kimia Q berangkat menuju SMA Negeri 4 Surabaya. Tujuan kunjungan tersebut yaitu untuk mengetahui bagaimana cara manajemen sekolah dan manajemen kepemimpinan. Sampai disana pukul 07.30 WIB, kami disambut dengan sangat ramah dari pihak SMA Negeri 4 Surabaya dan disilahkan untuk menuju ruang Kepala Sekolah. Dalam ruangan tersebut kami memulai pembekalan, mewawancarai Dra. Nuri Maria Ulfa, M.Pd selaku kepala sekolah dari SMA Negeri 4 Surabaya. Ibu Nuri memaparkan bagaimana  cara memanajemen sekolah, tidak hanya itu saja kami juga di beri beberapa kiat-kiat dan semangat dari beliau ketika wawancara dengan Ibu Nuri, beliau terlihat sebagai pribadi yang disiplin, sopan, dan santai.

Ibu Nuri menjabat sebagai kepala sekolah di SMAN 4 Surabaya sejak Januari 2017. Beliau juga pernah menjabat kepala sekolah di SMAN 3 Surabaya. Untuk menjabat sebagai kepala sekolah Ibu Nuri harus melewati beberapa tahapan yang harus dijalankan sebagai proses pembelajaran. Awalnya Ibu Nuri mendapatkan penghargaan sebagai guru berprestasi pada tahun 2010. Selain itu beberapa penghargaan lain juga diterima oleh Ibu Nuri terkait karater, kepribadian, dan keterampilan yang dimiliki. Oleh karena itu Ibu Nuri dicalonkan sebagai kepala sekolah di SMAN 4 Surabaya dan sekarang berhasil menjabat sebagai kepala sekolah karena hasil prestasi-prestasi dan keahlian yang dimiliki oleh Ibu Nuri. Prinsip Ibu Nuri yaitu kita harus menjadi bagian dari 3% di dunia ini yang termasuk dalam golongan orang-orang yang luar biasa dan pintar.

Untuk menyandang gelar kepala sekolah harus melalui beberapa tes baik secara online maupun offline. Pertanyaan dalam tes meliputi empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Sebagai seorang guru harus menguasai empat kompetensi tersebut. Karena empat pengetahuan itu merupakan pedoman bagi seorang guru untuk bisa mengajar selain kemampuan materi harus yang dimiliki. Ibu Nuri ketika menjabat sebagai kepala sekolah berusaha melanjutkan program-program yang telah terlaksana dengan baik serta menambahkan beberapa program. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan Ibu Nuri sebagai kepala sekolah maka harus disesuaikan dengan visi dari SMAN 4 Surabaya yaitu “Unggul Dalam Mutu Berpijak Pada Iman, Taqwa dan Berwawasan Pada Lingkungan”. Selain itu Ibu Nuri juga menjelaskan bahwa untuk menjadi kepala sekolah harus mengurus planning jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Planning tersebut akan membentuk berbagai program bulanan, semesteran, dan tahunan. Tugas Ibu Nuri sebagai kepala sekolah disingkat dengan EMASLIM yang merupakan kependekan dari edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator. Tugas-tugas tersebut harus dijalankan dengan Ibu Nuri dengan baik. Sebagai seorang kepala sekolah Ibu Nuri menjalankan dua peran yaitu sebagai guru dan sebagai kepala sekolah. Beliau harus memiliki manajemen diri yang baik karena terkait tugasnya sebagai guru dan sebagai kepala sekolah. Untuk menilai dirinya sendiri, Ibu Nuri menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui kelebihan kekurangan, peluang dan tantanga yang ada pada dirinya.

Setelah mewawancarai Ibu Nuri  selama kurang lebih 3 jam, kegiatan ditutup dengan ucapan terimakasih yang diwakili oleh Bapak Achmad Lutfi selaku Dosen Kimia Unesa dan diteruskan dengan foto bersama dengan Kepala Sekolah, Wakasek, Dosen Kimia, dan Mahasiswa Kimia Unesa.

kunjungan ke SMA Negeri 4 Surabaya

 

Leave a Comment