Views: 40
Surabaya – Pada momen Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, yang bertepatan dengan Jumat, 5 September 2025, sivitas akademika FMIPA Unesa diingatkan kembali akan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai sosok teladan terbaik, khususnya di kehidupan akademik dan kampus yang dinamis.
Teladan Akhlak Rasulullah sebagai Pondasi Kehidupan Kampus
Maulid Nabi bukan sekadar memperingati kelahiran, tetapi menjadi momentum spiritual untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan tanggung jawab. Beliau dikenal memiliki empat sifat utama: shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathanah (cerdas), yang relevan untuk diterapkan di lingkungan akademik dan penelitian.
Rasulullah SAW disebut sebagai uswah hasanah (teladan yang baik) dalam Al-Qurโan surat Al-Ahzab ayat 21, yang mengajak setiap individu beriman untuk merujuk pada perilaku beliau sebagai panduan dalam setiap aspek kehidupan.
Relevansi Teladan di Kampus
Peringatan Maulid Nabi ini menjadikan nilai-nilai yang dibawa beliau tetap menjadi inspirasi paling kuat dan relevan dalam kehidupan akademik di FMIPA Unesa, yaitu:
- Integritas akademik dan personal: Kejujuran dan amanah Nabi mengilhami integritas dalam penelitian, publikasi ilmiah, serta interaksi antar sivitas akademika.
- Empati dan kebersamaan: Kasih sayang dan kesabaran yang beliau tunjukkan mendorong penghormatan dan kolaborasi dalam komunitas kampus yang beragam.
- Semangat berdakwah melalui karya: Mentalitas tabligh, yakni menyampaikan kebaikan yang diadopsi dalam pengabdian masyarakat dan diseminasi hasil penelitian di masyarakat luas.
- Kecerdasan yang berguna: Fathanah, yakni kecerdasan yang bijak dapat mendorong sivitas akademika untuk menciptakan inovasi berbasis sains yang bermanfaat untuk bangsa dan lingkungan.
Pada kesempatan Maulid Nabi tahun ini, marilah kita menekankan pentingnya internalisasi akhlak universal, bukan sekadar formalitas. Teladani sifat mulia Rasulullah SAW sebagai inspirasi untuk menjadi akademisi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berintegritas.
