FMIPA Unesa Ajak Hijaukan Bumi lewat Hari Menanam Pohon Indonesia 28 November

HMPI

Views: 19

Surabaya, 28 November 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya turut memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dengan semangat aksi nyata dan edukasi lingkungan. HMPI di Indonesia diperingati setiap tanggal 28 November, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2008 — menetapkan 28 November sebagai hari nasional untuk menanam pohon, serta menjadikan bulan Desember sebagai Bulan Menanam Nasional.

Mengapa Menanam Pohon Penting — Sudut Pandang Sains & Lingkungan

Dalam artikel prodi “Bayar Hutang Karbonmu”, disebutkan bahwa pohon memegang peran krusial dalam mitigasi perubahan iklim: satu pohon dewasa rata-rata mampu menyerap sekitar 22 kg CO₂ per tahun. (Pendidikan Matematika UNESA)

Dengan menggunakan prinsip itu, aktivitas sehari-hari seperti naik kendaraan, menggunakan listrik, dan aktivitas industri yang menghasilkan karbon bisa ‘ditoleransi’ jika kita juga menambah jumlah pohon — sebagai bagian dari strategi penghutanan ulang dan penyerap karbon alami.

Bagi FMIPA Unesa — sebagai fakultas yang memadukan sains, pendidikan, dan kesadaran lingkungan — aksi tanam pohon tidak sekedar simbolik, melainkan bagian dari tanggung jawab akademik dan sosial untuk mendukung keberlanjutan dan kelestarian alam.

Bagaimana Merayakan HMPI: Aksi Nyata untuk Kampus & Komunitas

Berikut beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan civitas FMIPA maupun masyarakat luas dalam memperingati HMPI:

  • Menanam pohon di lingkungan kampus, halaman rumah, sekolah, atau tempat umum — khususnya di area yang gersang atau kurang pepohonan.
  • Menghitung jejak karbon pribadi dengan memperkirakan emisi dari kendaraan atau aktivitas sehari-hari, lalu menentukan jumlah pohon yang perlu ditanam (misalnya: setiap pohon menyerap ~22 kg CO₂/tahun).
  • Mengajak teman, kolega, komunitas, atau organisasi kampus untuk turut terlibat — semakin banyak pohon, semakin besar dampaknya.
  • Memelihara pohon yang sudah ditanam: menyiram, menjaga dari perambahan, dan memastikan pohon bisa tumbuh sehat — agar fungsi ekologis bisa tercapai.

Penegasan Komitmen FMIPA: Ilmu, Aksi, dan Konservasi

Melalui partisipasi dalam HMPI, FMIPA Unesa menunjukkan bahwa sains dan konservasi bisa berjalan bersama: teori di kelas atau laboratorium dapat dilengkapi dengan aksi nyata di lingkungan. Penanaman pohon bukan hanya untuk hari ini, tetapi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang: menyumbang oksigen, mengurangi CO₂, menjaga tanah dan air, serta mendukung biodiversitas.

HMPI adalah momentum tepat untuk menanam harapan, menanam masa depan, dan meneguhkan tanggung jawab kita terhadap bumi — melalui ilmu pengetahuan, kesadaran ekologis, dan tindakan nyata.

(Nis)

diadaptasi dari info web prodi pendidikan-matematika.fmipa.unesa.ac.id