Views: 15
Surabaya, 7 November 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA Unesa) menyaksikan salah satu implementasi nyata dari pendidikan sains masyarakat melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Negeri Surabaya. Dalam mata kuliah Kimia Pangan, para mahasiswa melakukan proyek Project-Based Learning (PjBL) bertema “Keamanan Pangan Sehari-hari” dengan judul “Kenali Bahan Kimia Berbahaya pada Jajanan Sekitar, Yuk Cerdas Memilih Makanan Aman!”. Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 16 Surabaya pada Jumat, 7 November 2025, pukul 09.30–11.00 WIB, dengan peserta 33 siswa dari kelas XI–8 peminatan Kesehatan.
PjBL sebagai Jembatan antara Teori dan Pengabdian
Acara dimulai dengan sambutan dari guru kimia SMAN 16 dan dosen pembimbing dari Pendidikan Kimia, dilanjutkan oleh aktivasi pembelajaran yang melibatkan pre-test, penyampaian materi, interaksi aktif, kuis, serta post-test dan evaluasi. Mahasiswa memanfaatkan media seperti pemeragaan pewarna makanan dan penyajian fakta bahan kimia berbahaya guna memicu kesadaran siswa tentang aspek kimia pangan sehari-hari. Hasil awal menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap keamanan pangan.
Relevansi untuk FMIPA: Sains Pangan, Literasi Kimia, dan Dampak Sosial
Kegiatan ini memiliki korelasi langsung dengan tiga aspek penting yang menjadi pilar FMIPA Unesa:
- Ilmu Kimia Pangan: Mahasiswa mempraktikkan konsep kimia pangan dan analisis bahan tambahan yang berbahaya jika disalahgunakan.
- Literasi Sains dan Sekolah-Masyarakat: Pelajaran sains dibawa ke sekolah menengah, meningkatkan keterlibatan aktif siswa dan guru sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran.
- Pengabdian kepada Masyarakat: Kegiatan PjBL bukan hanya untuk pembelajaran internal, tetapi juga memberi dampak sosial nyata pada komunitas sekolah dan konsumen jajanan sehari-hari.
Komitmen FMIPA Unesa untuk Pendidikan dan Pengabdian
FMIPA Unesa menyambut kegiatan seperti ini sebagai manifestasi visi fakultas untuk menjadi lingkungan yang menghasilkan ilmuwan dan pendidik yang inovatif, berdampak, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan literasi kimia pangan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda pembelajaran dan pengabdian FMIPA yang mendorong integrasi antara kampus-sekolah-komunitas.
(Nis)
