Views: 26
Surabaya, 17 November 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya kembali mencatat prestasi internasional. Tiga dosen dari Program Studi S1 Kimia, yakni Prof. Dr. I Gusti Made Sanjaya, Arikasuci Fitonna Ridassepri, Ph.D., dan Dr. Muhammad Ikhlas Abdjan, diundang sebagai invited speakers dalam tiga konferensi ilmiah bergengsi yang diselenggarakan oleh universitas-terkemuka di Provinsi Guangxi dan Hunan, Republik Rakyat China.
Detail Forum dan Kontribusi Ilmiah
- 20–21 Oktober 2025, 5th Lijiang International Forum on Pharmaceutical Sciences, Guangxi Normal University, Guilin. Prof. Sanjaya membawakan topik “Molecular Insight Strategy to Increase the Stability and Solubility of Bioactive Compounds through Inclusion Complexes: A Case Study of Curcumin-Cyclodextrin (Ratio 1 : 2)”
- 22–23 Oktober 2025, Biomedical Research Lectures on Ethnic Medicine, Hunan University of Medicine, Huaihua. Arikasuci Fitonna menyajikan riset bertema “Computational Approaches in Catechin as Natural Product-Based Drug Development: Bridging Nature and Innovation”.
- 24–27 Oktober 2025, 8th Hunan International Conference for Innovation and Development of Biomedicine and Chinese Medicine (BioCM-8) & 5th International Conference on Natural Products and Human Health (ICNPHH-5), Hunan University of Chinese Medicine, Changsha. Dr. Ikhlas ikut berbicara dalam sesi pengembangan smart material dan obat tradisional berbasis bahan alam.
Undangan yang diterima para dosen Kimia ini mencerminkan beberapa hal penting bagi FMIPA Unesa. Undangan pembicara ini merupakan pengakuan internasional terhadap riset dan publikasi ilmiah dari FMIPA Unesa dalam bidang kimia, biomedis, dan bahan alam. Peluang kolaborasi riset lintas negara menjadi lebih terbuka melalui jaringan akademik China — membuka akses bagi mahasiswa dan dosen untuk program visiting professor, joint-research, serta publikasi global. Selain itu, penguatan reputasi fakultas sebagai pusat penelitian dan pendidikan sains yang relevan secara global dan berorientasi pada tantangan dunia seperti obat berbasis bahan alam, teknologi smart material, dan inovasi kesehatan.
FMIPA Unesa mengapresiasi pencapaian ini dan menyambut baik momentum ini sebagai langkah lanjutan menuju internasionalisasi penuh — baik di riset maupun pengajaran. Fakultas akan terus mendukung dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam forum global, membangun jaringan riset, dan menghasilkan keluaran yang berdampak bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat.
(Nis)
Adaptasi dari info web prodi s1-kimia.fmipa.unesa.ac.id
