Views: 28
Surabaya, 2 Desember 2025 — Hari ini (2 Desember) dunia memperingati Hari Literasi Komputer Sedunia, momen untuk meningkatkan kesadaran pentingnya kemampuan menggunakan komputer dan teknologi informasi secara bijak dan produktif. Sebagai fakultas yang membina ilmu sains, matematika, dan teknologi, FMIPA Unesa mengajak civitas akademika dan masyarakat luas untuk memperkuat literasi digital — tak hanya sekadar bisa “klik dan ketik”, tetapi juga memahami aspek keamanan siber, etika digital, kritis terhadap informasi, serta kemampuan memanfaatkan teknologi untuk riset dan inovasi.
Mengapa Literasi Komputer itu Penting?
- Menghadapi Disrupsi Teknologi: Di era digital dan kecerdasan buatan, literasi komputer menjadi kunci agar tidak tertinggal — mendorong kreativitas, pemecahan masalah, dan kolaborasi global.
- Keamanan & Etika Digital: Literasi tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman tentang privasi, keamanan data, hoaks, serta tanggung jawab sosial dalam dunia maya.
- Dukungan Pendidikan & Penelitian: Mahasiswa dan dosen di FMIPA dapat memanfaatkan literasi komputer untuk analisis data, pemrograman, modeling, penelitian interdisipliner, serta pengembangan open-source tools.
- Inklusivitas & Akses Informasi: Literasi komputer membuka akses informasi dan peluang belajar tanpa batas, memperkecil kesenjangan digital dan mendukung mobilitas sosial.
Peran FMIPA Unesa dalam Memperkuat Literasi Digital
Untuk memperingati Hari Literasi Komputer Sedunia, FMIPA Unesa bisa mengambil beberapa langkah nyata, misalnya:
- Menyelenggarakan workshop literasi digital: pengenalan dasar komputer, pemrograman, analisis data, keamanan siber, dan etika digital.
- Mengintegrasikan komponen literasi digital dalam kurikulum — terutama di jurusan matematika, sains data, dan terkait teknologi.
- Membuka pelatihan bagi masyarakat sekitar (school outreach), agar literasi digital tidak hanya untuk kampus tetapi juga komunitas luas.
- Mendorong kolaborasi interdisipliner: sains, matematika, fisika, biologi, kimia, komputasi — untuk menghasilkan inovasi berbasis data dan teknologi.
Pesan Penutup
Di tengah derasnya kemajuan teknologi dan informasi, literasi komputer bukan lagi “nilai tambah” — melainkan kebutuhan dasar. Hari Literasi Komputer Sedunia 2025 menjadi pengingat bagi kita semua: bahwa kemampuan teknologi harus dibarengi dengan pengetahuan kritis, etika, dan tanggung jawab.
Semoga FMIPA Unesa terus menjadi pusat literasi sains dan digital yang tidak hanya mencetak cendekiawan, tetapi juga warga digital yang cerdas, kritis, dan berdaya.
Tim Redaksi FMIPA Unesa
