Views: 138
Surabaya – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali mencatat tonggak penting dalam perjalanan pengembangan pendidikan tinggi. Program Studi S1 Geofisika berhasil memenuhi syarat peringkat terakreditasi minimum dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) sesuai surat Dewan Eksekutif LAMSAMA Nomor 004/LAMSAMA/PSM/XII/2025 tanggal 22 Desember 2025 perihal Pemenuhan Syarat Minimum Akreditasi untuk Pembukaan Program Studi Baru sebagai program studi baru di lingkungan FMIPA Unesa, sekaligus menjadi program studi ke-23.
Pencapaian ini menandai salah satu langkah strategis FMIPA Unesa dalam memperluas cakupan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan global dan nasional. Akreditasi dari LAMSAMA menunjukkan bahwa kurikulum, proses pembelajaran, dan sistem penjaminan mutu untuk Program Studi S1 Geofisika telah memenuhi standar yang ditetapkan.
S1 Geofisika sendiri merupakan program studi yang fokus pada ilmu kebumian dengan pendekatan fisika untuk mempelajari struktur dan dinamika bumi, termasuk fenomena seismik, gravimetri, dan magnetik. Keberadaan prodi ini memperkaya pilihan studi di FMIPA Unesa, khususnya bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan karier di bidang pengamatan bumi, mitigasi bencana, eksplorasi sumber daya alam, dan riset lingkungan.
Rektor Unesa menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh tim pengembang akademik, dosen, tenaga kependidikan, serta Gugus Penjaminan Mutu FMIPA Unesa dalam proses akreditasi ini. Keberhasilan S1 Geofisika menjadi program studi terakreditasi ke-23 mempertegas komitmen Unesa dan FMIPA untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan layanan pendidikan tinggi.
Dengan diakuinya S1 Geofisika secara resmi melalui pemenuhan syarat akreditasi, program studi ini kini siap menerima mahasiswa baru, serta diharapkan dapat berkontribusi dalam riset serta kolaborasi ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional.
