Views: 34
Setiap 29 November, Indonesia memperingati KORPRI — Korps Pegawai Republik Indonesia. Tahun 2025, KORPRI memasuki usia ke-54 sejak dibentuk pada 1971, dan memperingatinya dengan tema nasional:
“Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju.”
Peringatan HUT KORPRI bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) — termasuk dosen dan tenaga kependidikan — tentang pentingnya integritas, profesionalisme, dan pelayanan publik berbasis ilmu pengetahuan.
Sejarah dan Makna HUT KORPRI
KORPRI dibentuk untuk menegaskan netralitas pegawai negeri sebagai abdi negara dan masyarakat, bukan alat politik. Hari ulang tahun 29 November diperingati untuk memperkuat solidaritas dan semangat pengabdian ASN kepada bangsa dan negara.Dalam upacara seremonial 2025, sejumlah instansi pemerintah dan lembaga terkait melakukan rangkaian kegiatan memperingati ulang tahun tersebut.
ASN di Lingkungan Pendidikan — Peran Penting di Kampus
Di perguruan tinggi, ASN mengambil bentuk:
- Dosen yang mengajar, meneliti, dan membimbing mahasiswa
- Tenaga kependidikan yang mengelola administrasi, laboratorium, dan layanan akademik
- Pimpinan fakultas/universitas yang merancang kebijakan akademik dan tata kelola
Nilai-nilai tema HUT 2025 — integritas, profesionalisme, persatuan — sangat relevan untuk menjamin bahwa kampus tidak hanya sebagai pusat ilmu, tetapi juga sebagai pelayan publik yang transparan dan akuntabel.
MIPA & Ilmu Pengetahuan sebagai Pondasi Birokrasi Bersih
Lingkungan ilmu dan sains seperti di fakultas MIPA memiliki kontribusi strategis dalam mewujudkan tata kelola yang bersih:
- Data dan Statistik — Analisis akademik, keuangan, dan kinerja menggunakan metode kuantitatif untuk menjaga transparansi.
- Laboratorium & Riset — Menanamkan integritas akademik sejak mahasiswa: jujur dalam eksperimen, validitas data, sitasi benar, dan etika publikasi.
- Teknologi Digital & Sistem Informasi — E-office, sistem informasi akademik, e-budgeting membantu memangkas birokrasi tatap muka yang rawan penyalahgunaan, sekaligus meninggalkan jejak audit digital.
- Evidence-Based Policy — Kebijakan kampus berbasis data, bukan persepsi subjektif.
Melalui pendekatan ilmiah dan data, ASN di kampus bisa menjadi pelopor transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.
Etos Pelayanan Publik & Pendidikan Humanis
Lebih dari sekadar administratif, ASN di lingkungan pendidikan harus memegang komitmen:
- Memberi layanan jujur, tepat waktu, dan adil kepada mahasiswa dan masyarakat.
- Menjadi teladan integritas dalam pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.
- Menjunjung tinggi keadilan, menghargai keberagaman, dan menghormati hak akademik.
Semangat HUT KORPRI 2025 yang mengusung persatuan dan kedaulatan dapat diwujudkan dalam bentuk layanan pendidikan yang humanis, transparan, dan bermartabat.
Langkah Konkret bagi Kampus dalam Memperingati HUT KORPRI
Beberapa ide nyata untuk merefleksikan HUT KORPRI di lingkungan kampus:
- Dialog Integritas Akademik — Diskusi bersama dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan mengenai etika riset, plagiarisme, dan transparansi anggaran.
- Audit Internal Terbuka — Audit rutin anggaran, laboratorium, fasilitas, dan pelaporan, dengan hasil yang dapat diakses publik sivitas kampus.
- Standar Pelayanan Akademik dan Administratif — Waktu respons pelayanan, transparansi biaya, dan mekanisme penanganan keluhan.
- Penghargaan ASN Teladan — Memberi apresiasi kepada ASN yang konsisten menunjukkan integritas, dedikasi, dan inovasi.
- Integrasi Nilai Pelayanan dan Etika Profesi dalam Kurikulum — Mata kuliah atau modul tentang etika profesi, integritas data, dan tanggung jawab sosial untuk mahasiswa MIPA.
Penutup: ASN dan Perguruan Tinggi sebagai Pilar Integritas Bangsa
HUT KORPRI 2025 mengingatkan kita bahwa ASN — termasuk civitas akademik — bukan sekadar birokrasi administratif. ASN adalah pilar integritas, penggerak peradaban, dan pembentuk masa depan bangsa melalui ilmu, layanan, dan etika.
Melalui ilmu MIPA, komitmen transparansi, dan pelayanan publik yang profesional, perguruan tinggi dapat menjadi benteng integritas dan inspirasi perubahan. Semoga HUT KORPRI ke-54 menjadi momentum bagi seluruh ASN, dosen, dan tenaga kependidikan untuk memperkuat dedikasi: “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Wujudkan Indonesia Maju.”
(Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul Jauhariyah, Tim Redaksi FMIPA Unesa)
