Kuliah Tamu Rumpun Fisika Bahas Penguatan Pedagogi Digital Berbasis AI dan STEM untuk Pembelajaran Abad 21

Views: 47

Surabaya, 27 November 2025 โ€” Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya menyelenggarakan Kuliah Tamu Rumpun Fisika Seri Pendidikan Fisika dengan tema โ€œPenguatan Kompetensi Pedagogi Digital melalui Automatic Assessment Berbasis AI dan Pembelajaran STEM untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Fisika Abad 21.โ€ Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh sivitas akademika Pendidikan Fisika, guru, pemerhati pendidikan, serta mahasiswa S1 dan S2 Pendidikan Fisika UNESA.

Acara diawali dengan laporan kegiatan oleh Dr. Habibi selaku PIC Kuliah Tamu. Selanjutnya kegiatan dibuka secara resmi oleh Mita Anggaryani, M.Pd., Ph.D., Head of Undergraduate Program of Physics Education FMIPA UNESA. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penguatan pedagogi digital bagi calon pendidik fisika, terutama dalam menghadapi pembelajaran abad 21 yang semakin terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Fitri April Yanti, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Bengkulu. Beliau memaparkan pemanfaatan automatic assessment berbasis AI sebagai inovasi dalam proses evaluasi pembelajaran fisika.

Dalam paparannya, Dr. Fitri menjelaskan bagaimana teknologi AI dapat mengotomasi proses penilaian, memberikan umpan balik cepat dan akurat, mengidentifikasi kesalahan dan miskonsepsi siswa, dan menyajikan analitik pembelajaran untuk mendukung intervensi yang tepat sasaran.

Beliau juga membahas tantangan implementasi, seperti aspek validitas, etika penggunaan data, dan kesiapan infrastruktur sekolah. Contoh-contoh instrumen penilaian fisika berbasis AI turut disajikan untuk membantu pendidik mengembangkan asesmen yang efisien, informatif, dan berbasis data.

Materi kedua disampaikan oleh Nurul Hidayah A., S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan. Beliau membahas penerapan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di sekolah.

Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa integrasi STEM mendorong pembelajaran berbasis pengalaman autentik. Selain itu, dalam STEM, peserta didik diajak memecahkan masalah nyata melalui pendekatan inquiry dan project-based learning. Melalui pendekatan STEM, pembelajaran menjadi lebih relevan, kreatif, dan aplikatif terhadap kehidupan sehari-hari.

Nurul Hidayah juga memberikan beragam contoh proyek, model pembelajaran, serta strategi asesmen autentik seperti rubrik kinerja, portofolio, dan asesmen kolaboratif. Pendekatan ini dinilai penting dalam menciptakan pembelajaran fisika yang kontekstual dan selaras dengan tuntutan kompetensi era digital, meskipun dengan keterbatasan sumber daya sekolah.

Kegiatan kuliah tamu kali ini dipandu oleh Rahmatta Thoriq, S.Pd., mahasiswa S2 Pendidikan Fisika sebagai moderator, serta Sherlynggar Anugrah, mahasiswa S1 Pendidikan Fisika sebagai pembawa acara. Dalam kegiatan ini, peserta kegiatan memperoleh sertifikat elektronik, materi seminar, serta wawasan strategis terkait pemanfaatan teknologi digital dan inovasi pedagogi dalam pembelajaran fisika.

Melalui kegiatan kuliah tamu ini, Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Fisika FMIPA UNESA berkomitmen memperkuat kapasitas mahasiswa dan pendidik dalam mengembangkan pembelajaran fisika yang relevan, adaptif, dan berkualitas dalam menghadapi tantangan era digital. Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk mempersiapkan pendidik fisika yang mampu memanfaatkan teknologi dan pendekatan inovatif guna meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia.

(Nis)

Kontributor info dan foto: Muhammad Habibbulloh