Mahasiswa dan Lulusan

1. Peningkatan Kualitas Mahasiswa Baru

kualitas maba

Penerimaan mahasiswa baru FMIPA Unesa dilakukan melalui 5 jalur, yaitu: jalur undangan, jalur tes SNMPTN, Jalur Tes SPMB, jalur alih jenjang, dan jalur kemitraan dengan keketatan sampai mencapai 47:1. Hal ini menunjukkan minat para pendaftar untuk menjadi mahasiswa FMIPA Unesa sangat tinggi.

Walaupun keketatan masuk FMIPA unesa tinggi, promosi dan pencitraaan tetap dilakukan melalui penyebaran brosur maupun melalui visitasi ke SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di lingkungan Jawa Timur. Para mahasiswa di bawah wadah organisasi kemahasiswaan Badan Eksekutif Mahasiswa FMIPA Unesa bahkan ikut aktif dalam memperkenalkan jurusan dan prodi masing-masing dengan cara mengadakan berbagai event  seperti menyelenggarakan Lomba Cerdas dan Tangkas (LCT), Olimpiade bidang-bidang MIPA, dan seminar yang diikuti oleh siswa, guru-guru, masyarakat umum, dan forum ilmiah yang lain. Hal ini dilakukan tidak sekedar untuk menarik minat para calon pendaftar, tetapi untuk memberi pendidikan dalam memperoleh input mahasiswa baru yang lebih siap dan berkualitas.

2. Mahasiswa FMIPA Unesa

mahasiswa fmipa              mahsiswa fmipa2

Student body FMIPA Unesa dapat dikategorikan ideal. Kategori sedemikian rupa menjamin dukungan jumlah dosen, karyawan, infrastruktur, dan finansial tetap sangat memadai. Sustainability dari student body tersebut terjaga berdasarkan minat calon mahasiswa dan produktivitas akademik yang tinggi. Hal ini dapat dilihat dari angka keketatan yang tinggi dalam seleksi calon mahasiswa baru, angka efisiensi edukasi yang mendekati ideal yaitu 23,8%, dan angka DO (dropt out) of prospective student yang mendekati nol karena kesejahteraan mahasiswa terjamin dengan adanya beasiswa.

Mahasiswa Unesa memiliki kebebasan akademik dan mimbar akademik. Kebebasan akademik menjamin mahasiswa mengembangkan potensi akademik, sedangkan kebebasan mimbar akademik menjamin mahasiswa aktif dalam berbagai forum ilmiah. Jaminan ini diwadahi dalam berbagai UKM (Unit Kegiataan Mahasiwa) dan organisasi kemahasiswaan. Melalui aktivitas UKM dan organisasi kemahasiswaan ini, mahasiswa FMIPA Unesa menimba prestasi dalam bebrabagai ivent nasional seperti dalam olimpiade bidang-bidang MIPA, kontes robot dan lain-lain.

3. Beasiswa

beasiswa

FMIPA Unesa mewujudkan socio-cultural responsibility dengan cara menjamin mahasiswa berprestasi dari ekonomi tidak mampu dapat melanjutkan kuliah. Jaminan ini diwujudkan melalui upaya pengadaan sumber dana yang bisa diberikan sebagai beasiswa. Jumlah mahasiswa yang menerima beasiswa mengalami peningkatan. Sampai saat ini ada lebih dari 19 jenis sumber dana yang telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa FMIPA Unesa, yaitu sumber beasiswa: Bayangkari, BBM, BI, BMU, BKM, BRI, Darmandiri, Darma Siswa, Mandiri, Orbit Pemda, Polygon, PKBBM, PPA, PPA Mahasiswa Baru, PT Sampoerna, Yayasan Salim, Super Semar, dan TPSDP. Dari kesepuluh sumber dana tersebut, PPA (Peningkatan Prestasi Akademik) dan BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa) merupakan jenis beasiswa yang terbanyak diperoleh mahasiswa.

4. Lulusan

lulusan1             lulusan2

Efisiensi edukasi di FMIPA Unesa mendekati ideal, sekitar 23,8%. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata masa studi mahasiswa sekitar 4,0 – 4,5 tahun. Walaupun ada mahasiswa yang menyelesaikan studi lebih dari 4,5 tahun, ada juga mahasiswa yang menyelesaikan studi hanya 3,5 tahun.

Indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan FMIPA Unesa cukup tinggi, rata-rata 3,01, dengan waktu tunggu untuk mendapatkan pekerjaan pertama sekitar 6 bulan. Berbagai usaha telah dilakukan untuk memperpendek waktu tunggu ini. Usaha itu antara lain mencakup pengembangan hardskill dan softskill lulusan. Pengembangan hardskill antara lain dilakukan dengan pelatihan keterampilan manajemen laboratorium dan pengembangan matakuliah Kewirausahaan. Adapun pengembangan softskill dilakukan melalui pelatihan kepribadian yang disesuaikan dengan kompetensi kepribadian yang dipersyaratkan pasar kerja.

Jurusan-jurusan di bawah koordinasi FMIPA Unesa telah mengadakan kerja sama dengan beberapa industri untuk pemagangan kerja mahasiswa. Melalui program ini, diharapkan para mahasiswa lebih mudah direkrut pasar kerja setelah mereka lulus. Kerjasama dengan berbagai universitas juga dilakukan untuk mengembangkan jaringan kerja bagi para lulusan FMIPA Unesa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *