Selayang Pandang

Views: 1

Perjalanan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) tidak dapat dipisahkan dari sejarah panjang pendidikan guru dan pendidikan sains di Surabaya. Jauh sebelum bernama FMIPA, cikal bakal fakultas ini tumbuh dari penyelenggaraan pendidikan calon guru bidang ilmu eksakta yang kemudian berkembang menjadi bagian dari kelembagaan IKIP Surabaya.

Embrio Pendidikan MIPA di Surabaya

Sejarah pendidikan bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam di lingkungan yang kemudian berkembang menjadi UNESA dapat ditelusuri hingga sekitar tahun 1950. Pada masa tersebut diselenggarakan berbagai kursus B-I dan B-II untuk memenuhi kebutuhan tenaga guru pada jenjang pendidikan menengah. Di antara kursus tersebut terdapat B-I dan B-II Ilmu Kimia serta B-I dan B-II Ilmu Pasti. Kegiatan pendidikan tersebut menjadi salah satu embrio perkembangan pendidikan MIPA di Surabaya.

Perkembangan kelembagaan pendidikan guru kemudian berlangsung sejalan dengan kebijakan nasional mengenai pendidikan tenaga kependidikan. Pada awal 1960-an, lembaga-lembaga pendidikan guru mengalami proses integrasi ke dalam Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP). Dalam konteks Surabaya, FKIP Universitas Airlangga Cabang Surabaya sebelumnya menjadi IKIP Malang Cabang Surabaya. Selanjutnya, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 182/1964 tanggal 19 Desember 1964, IKIP Surabaya berdiri sendiri. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai tanggal kelahiran IKIP Surabaya.

Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta (FKIE)

Pada awal berdirinya sebagai perguruan tinggi yang berdiri sendiri, IKIP Surabaya memiliki lima fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Keguruan Ilmu Sosial (FKIS), Fakultas Keguruan Sastra Seni (FKSS), Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta (FKIE), dan Fakultas Keguruan Ilmu Teknik (FKIT). FKIE menjadi wadah pengembangan pendidikan bidang ilmu-ilmu eksakta yang kemudian menjadi salah satu fondasi perkembangan bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam di lingkungan UNESA.

Pada fase ini, orientasi utama pendidikan masih sangat kuat pada penyiapan tenaga pendidik. Bidang matematika, fisika, kimia, dan biologi berkembang dalam kerangka pendidikan keguruan untuk memenuhi kebutuhan guru pada berbagai jenjang pendidikan.

Perkembangan bidang-bidang tersebut juga tercermin dalam sejarah program studi yang kini berada di lingkungan FMIPA. Misalnya, perkembangan bidang kimia berawal dari kursus B-I dan B-II Kimia, sedangkan bidang fisika memiliki akar sejarah dari program B-I Ilmu Pesawat yang kemudian berkembang menjadi pendidikan fisika.

Transformasi Menjadi FPMIPA

Perkembangan sistem pendidikan tinggi dan penataan kelembagaan IKIP kemudian membawa perubahan penting pada struktur fakultas. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 1981, struktur kelembagaan IKIP Surabaya mengalami perubahan. FKIE berkembang menjadi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA).

Pada struktur FPMIPA tersebut terdapat empat jurusan utama, yaitu Jurusan Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Fisika, dan Jurusan Pendidikan Biologi. Perubahan dari FKIE menjadi FPMIPA menunjukkan penguatan identitas bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam sekaligus tetap mempertahankan karakter kependidikan IKIP sebagai lembaga pendidikan tenaga kependidikan.

Pada periode ini, kegiatan akademik terus berkembang melalui penguatan program pendidikan, pengembangan tenaga akademik, penelitian, serta pembangunan sarana dan prasarana pembelajaran. Perkembangan fasilitas laboratorium juga menjadi bagian penting dalam penguatan pendidikan MIPA. Berdasarkan catatan sejarah UNESA, kegiatan pembelajaran pada masa awal masih memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di luar kampus Ketintang. Laboratorium baru di Kampus Ketintang mulai digunakan pada 1986, termasuk laboratorium untuk Matematika, Biologi, dan Kimia.

Dari FPMIPA Menjadi FMIPA

Perubahan penting berikutnya terjadi pada akhir dekade 1990-an. Setelah melalui proses pengembangan kelembagaan dan perluasan mandat perguruan tinggi kependidikan, IKIP Surabaya memperoleh mandat untuk berkembang menjadi universitas.

Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 93 Tahun 1999 tanggal 4 Agustus 1999, IKIP Surabaya berubah menjadi Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Perubahan tersebut merupakan bagian dari kebijakan perluasan mandat atau wider mandate, sehingga UNESA tidak hanya menyelenggarakan pendidikan kependidikan, tetapi juga mengembangkan program akademik nonkependidikan.

Dalam struktur awal UNESA, salah satu fakultas yang ditetapkan adalah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Dengan demikian, perubahan dari FPMIPA menjadi FMIPA berlangsung dalam konteks transformasi kelembagaan IKIP Surabaya menjadi UNESA pada 1999. Nama baru tersebut mencerminkan perluasan cakupan akademik dari semata-mata pendidikan MIPA menuju pengembangan bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik kependidikan maupun nonkependidikan.

FMIPA UNESA dalam Perkembangan Keilmuan

Sejak menjadi bagian dari UNESA, FMIPA terus berkembang dalam dua ranah yang saling berkaitan, yaitu pendidikan MIPA dan pengembangan keilmuan MIPA. Perkembangan tersebut tercermin melalui bertambahnya program studi, penguatan sumber daya manusia, pengembangan laboratorium, peningkatan kegiatan penelitian, serta perluasan kerja sama dengan berbagai lembaga di dalam dan luar negeri.

Pengalaman panjang dalam pendidikan calon guru menjadi salah satu kekuatan historis FMIPA UNESA. Pada saat yang sama, perkembangan mandat universitas mendorong FMIPA untuk memperluas kontribusinya dalam pengembangan ilmu matematika dan ilmu pengetahuan alam melalui penelitian dan inovasi. FMIPA secara kelembagaan menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang MIPA dan pendidikan MIPA.

Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa FMIPA UNESA bukanlah lembaga yang lahir secara tiba-tiba, melainkan hasil dari proses panjang perkembangan pendidikan sains di Surabaya. Dari kursus-kursus B-I dan B-II pada sekitar 1950-an, berkembang menjadi bagian dari Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta (FKIE) pada masa awal IKIP Surabaya, kemudian bertransformasi menjadi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), dan selanjutnya menjadi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) seiring dengan berdirinya Universitas Negeri Surabaya pada 1999.

FMIPA UNESA Saat Ini

Memasuki perkembangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis, FMIPA UNESA terus memperkuat kapasitas akademik dan kelembagaannya. Perkembangan sains dan teknologi, transformasi digital, kecerdasan artifisial, isu lingkungan, serta tuntutan pembangunan berkelanjutan menjadi bagian dari konteks pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pengalaman historis dalam pendidikan MIPA menjadi landasan untuk terus mengembangkan ekosistem akademik yang adaptif terhadap perubahan. Penguatan riset, inovasi pembelajaran, kolaborasi, internasionalisasi, serta pengembangan kompetensi lulusan menjadi bagian dari upaya FMIPA dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Dalam perkembangan mutakhir, FMIPA UNESA menguatkan karakter edu-ecopreneurship, yang memadukan pendidikan, inovasi, kewirausahaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Orientasi tersebut menjadi bagian dari upaya fakultas untuk membangun lulusan dan sivitas akademika yang tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Lebih dari enam dekade perjalanan pendidikan MIPA di Surabaya telah membentuk identitas FMIPA UNESA sebagai bagian penting dari perkembangan pendidikan, sains, dan teknologi. Perjalanan dari FKIE, FPMIPA, hingga FMIPA menunjukkan kesinambungan sejarah sekaligus kemampuan lembaga untuk beradaptasi dengan perubahan zaman.

Dengan berpegang pada pengalaman historis tersebut, FMIPA UNESA terus melangkah sebagai fakultas yang tangguh, adaptif, inovatif, dan kolaboratif, dengan komitmen untuk memperkuat mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta memperluas rekognisi di tingkat nasional dan internasional.

FMIPA UNESA | Unggul, Berdaya, Mendunia